•January 5, 2012 •
Leave a Comment
Tembok rumah kami, sudah full dengan coretan atha… Mulai dari gambar benang kusut saat usianya kurang dari 2Y, menggambar lingkaran sampai akhirnya sudah bisa menggambar 2lingkaran kecil di dalam sebuah lingkaran besar sehingga gambarnya sudah menyerupai gambar wajah. Yah, usianya saat ini 3Y kurang sehari :d.
Bukan hanya tembok yang dia coret-coret, tapi dia juga “bodypainting” di kaki dan tangannya :d. Ya, sepertinya dia hobi sekali mencoret-coret.
Lain halnya dengan mewarnai… Ada saja alasannya jika coloring time tiba. Dia berusaha sekuat mungkin untuk mengalihkan kegiatan tersebut. Atauu… Kalopun dia mau, hanya beberapa menit saja, hanya mewarnai 1 object saja.
Alhasil, ini menjadi PR saya, agar dia enjoy mewarnai. Makanya, dari beberapa hari ini, sayapun berusaha untuk ikutan mewarnai…. Agar atha tertarik untuk ikutan…. E-tapi…. Sampai detik inipun belum αϑα berubahan yang cukup berarti… Masih males-malesan….
Fyuuuh…. Sepertinya msh butuh waktu yang lamaaaaaaa….. *sabaar sabaaar*


Posted in ceritaku
•October 27, 2011 •
1 Comment
Lagi keracunan nge-bento semenjak atha udah mulai PG. Akhirnya senjata-senjata perbentoan yang masih premitif di keluarkan juga….
. Masih butuh banyak belajar buat bento yang menarik, tapi simple…. iih, seneng banget kalo udah liat bento yang lucu-lucu… aaah rasanya pengen bisa seperti mba tatabonita ama mba yulyan yang kreatif banget…..:”).
Sebenernya bento ini udah yang kesekian kalinya…. tapi baru ini yang berhasil di foto dengan baik dan benar….:D. jadi next time bento-bento yang lainnya direka ulang….hwehhehehe….

Inside The Box : Nasi putih yang dibentuk wajah+tangan, sosis+eggsheet yang dibentuk bunga, jagung dan wortel rebus, steak daging giling-nya mba yulyan, nugget tahu sama selada air…
Dan ini dia ekspresi atha, yang udah ga sabar mau nowel-nowel pipi kakak……:D

Posted in bento, di dapur, recipe, resep
•October 12, 2011 •
4 Comments

Pisang yang manis dan legit, dipadu dengan kuah santan yang gurih membuat kolak pisang ini menjadi idola saat Ramadhan. Mungkin karena kudapan ini bisa dinikmati dengan berbagai suasana. Disaat cuaca dingin, enak sekali jika ditemani semangkuk kolak panas. Tak kalah nikmatnya, jika kolak ini disajikan dengan es batu…
Atau mungkin, karena sangat mudah membuatnya. Cukup pisang, santan kental, gula dan sedikit garam. Tidak pula diperlukan teknik yang njlimet untuk memasaknya, hanya perlu kesabaran saat merebusnya. Satu hal yang selalu saya ingat saat membuat kolak pisang ini, yaitu terus mengaduknya sampai mendidih saat santan kental sudah dimasukkan. Mengapa? kata bapaksaya, biar santannya nggak pecah. Ya, itu tips yang saya dapat dari bapak, saat kebagian menghangatkan kolak. Gimana, sangat mudah bukan?
Posted in di dapur, recipe
•October 3, 2011 •
Leave a Comment




Lucu-lucu kaaaan? Ini dia OctGiveaway dari IdekuHandmade. Smuga saya beruntung, ini giveaway pertama yang saya ikuti….
Salut sama mereka-mereka yang kreatif dan tetap teguh dengan pendiriannya…..
Posted in competition
•August 23, 2011 •
Leave a Comment

Lebaran, tanpa kue kering buatan ibu, rasanya sama seperti habis makan ngga minum. Mungkin karena ibu tidak pernah absen membuatnya di setiap lebaran. Toples-toples berisi nastar, kastangel, putri salju, kukis coklat berbaris rapi di atas meja tamu. Repot memang, tapi seru!
Masih lekat diingatan saya, dimana kami -saya dan kedua adiksaya- sejak kecil harus membantu ibu membuat kue kering. Duduk bersama mengelilingi meja. Bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Sebelum memulai, biasanya ibu selalu membagi tugas untuk kami. Αϑα yang kebagian mencetak, ngolesin kuning telor dan yang terakhir ngoven kukisnya. Tapi kami selalu berebut agar bisa mendapat bagian mencetak adonan, karena menurut kami ini adalah tugas yang paling menyenangkan…
Rasanya, sudah lama sekali saya melewatkan masa-masa itu. Tepatnya saat saya harus kuliah di Bandung. Pasti mereka sangat kerepotan saat personel berkurang satu. Namun semua tetap berjalan seperti biasanya. Tidak αϑα yang berubah.
Beberapa hari lalu, secara tiba-tiba saya merindukan masa-masa itu. Rindu kebersamaan saat sibuk dengan kukis-kukis itu. Αϑα cerita, tawa, tangis….
Dan tahun ini, kali pertama saya punya kesempatan membuat kukis sagu keju, resep dari NCC. Lumayan, buat lebaran nanti… Mau? Silahkan mampir ke rumah
Posted in ceritaku, di dapur, recipe
Tags: kukis, lebaran, resep, sagu keju
Recent Comments