Rasanya, sudah lama sekali tidak mengistimewakan tanggal 21 April. Tapi tahun ini, saya memperingatinya bersama Athaya. Ya, ingatan sayapun kembali ke masa-masa itu. 26 tahun yang lalu *uuups….. sudah tua ya….:D*, sayapun memperingati Hari Kartini dengan berdandan ala Kartini. Kebaya lengkap dengan sanggulnya yang amat sangat menyiksa! Belum lagi harus pawai dengan berjalan kaki ditengah teriknya matahari…. ampun deh! Bener-bener kurang kerjaan….. Tapi tetap saja ada hal yang menyenangkan, yaitu saat wajah saya dirias dengan segala kosmetik ibu. Saat itu, seakan menjadi orang dewasa. Sampai-sampai saya tidak mau menghapus riasan saya sampai keesokan harinya
. Soalnya, kapan lagi punya kesempatan berdandan seperti itu…..hehehe
Balik ke peringatan Kartini di sekolah Atha. Di sekolah atha, benar-benar berbeda dengan jaman saya TK. Tidak ada kebaya, tidak ada pula sanggul, tidak pula pawai. Dan sayapun bersorak “HOREEE” karena tidak perlu repot-repot mendandani Athaya ala Kartini.
Peringatan Kartini mengusung tema Save the Earth. Yang secara kebetulan harinya berdekatan dengan Earth Day (Hari Bumi). Jadi, selama 2 minggu sebelumnya materi di sekolah bertema sampah. Mulai dari nonton film tentang sampah, nonton tayangan sampah yang ada di sekeliling kita, bermain musik dengan memanfaatkan sampah-sampah anorganik, memilah sampah organik dan anorganik sampai dengan mengolah sampah-sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat.
ini karyaku aiy….
Ternyata eh ternyata, Athaya pun langsung memahaminya. Ketika aiya membuang sampah tidak pada tempatnya, dengan cepat dia berkata “kok aiya buang sampahnya disitu?”. Mak jleb bukan?. Atau ketika melihat sampah yang berserakan di rumah, diapun langsung memungutnya sambil berkata “kalau tidak dibuang ke tongki (nama tempat sampah di buku Halo balita) nanti bisa banjir ya bun?”. Dan seketika itupun saya merasa tersentil *sambil melirik komposter yang terbengkalai*. Ini yang namanya, belajar bisa dari siapa saja, dimana saja dan kapan saja…



Yay! I heart you Atha! Lanjutkan! Terus sayangi bumi ya sayang..