Berkelana dari pulau ke pulau (part-1)

Menyenangkan memang, jika bisa menyinggahi beberapa tempat di Indonesia, apalagi kalo gratisan abidin -atas biaya dinas- huehehehee….senangnya hatikuw…… *tersenyum simpul*. Apalagi kalo bisa jalan jalan ke luar negeri….. *ada yang mau membiayai…..??? hehehehe….. angkat tanganmu jangan ragu ragu*

3 perjalanan yang terakhir saya lalui, yaitu Manado, Pekanbaru dan Banjarmasin.

…. M-a-n-a-d-o ….
Disini, sayah bener bener puas sepuas puasnya bisa makan ikan segala nama dengan segala bentuk penyajian — dan tentu saja gratisan*nyengir kuda*. Tempat makan yang lumayan romantis banyak berjajar di daerah Boulevard dan di daerah Kalasei….. Mualai dari warung tenda sampai rumah makan mewah.

Menurut cerita dari beberapa orang yang sudah pernah kesini, Manado terkenal dengan ‘3B’…. Bubur – Bibir – Bunaken ceunnah *hallah ada ada sajah*.
Bibir, nah..katanya ini melambangkan kemolekan gadis gadis Manado. Dan memang bener, gak cuman ceweknya yang bening…. tapi tentu saja para lelakinya….. *suit suit*. Apakah mereka semua adalah keturunannya Van Houten ya……??? *pertanyaan bodoh*

Bunaken, nah…ini yang seruuu….. Sebelum ini, kalo sayah mendengar kata bunaken… yang saya ingat waktu guru es-de sayah menjelaskan tentang kekayaan alam Indonesia. Bunaken merupakan taman laut yang terbesar di Indonesia. Dulu, guru sayah itu menganalogikan dengan isi akuarium. dan ternyata, guru sayah itu salah besar!!!! Bunaken jauuuuh lebih indah dari isi akuarium. *lhah wong ngliat akuarium yang pas pasan….cuman ada sebongkah batu karang dan beberapa bintang laut,hehehee….pisss man!*

Hampir saja, sayah tidak bisa melihat Bunaken… karna kata mereka (penduduk Manado.red) sedang musim angin yang tidak bisa ditentukan waktunya. Tapi kami (sayah dan teman teman yang lain. red) ‘nekad’ pergi kesana. Dengan meyewa kapal seharga 750 ribu, kami bisa menyebrang Manado – bunaken dengan waktu yang tak terbatas. Sepuasnya – kata sang empunya perahu. Dengan gaya seakan akan hendak mengarungi lautan yang luas (gambar 1). Untungnya pagi itu, ombak tidak terlalu tinggi…. dan sampailah kami di daratan Bunaken. Dan bergaya-lah kami seperti poster2 film (gambar 2) *halllah gak keeyyyen bblas!*.

Sejenak kami istirahat dengan meneguk secangkir teh dengan aroma yang khas. Kemudian kami, ganti kapal untuk melihat taman laut dari atas kapal dengan menggunakan kaca (gambar 3). Sayang…. banged kaca yang dipake itu gak terawat, jadi aernya masuk sehingga gak terlihat jelas.
Dan yang di gambar 4, itu lagi s-n-o-r-k-l-i-n-g…. iyya SNORKLING!!!! Akhirnya….sayah juga bisa melakukannya….*nglirik nana*. Niatnya, pengen diving, tapi berhubung sewa peralatannya mahal…. so, cukup snorkling saja. Lumayan….tidak begitu mengecewakan….. sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata kata…. Sayah, bisa melihat berbagai macam batu karang dengan segala macam bentuk dan warna. Ada yang seperti otak manusia, ada yang panjang panjang seperti jemari kita, ada yang seperti meja, ada yang seperti bunga, ada yang berwarna kuning, abu, ungu, putih, hitam and so on…….

Serunya lagi, kita bisa bercanda dengan ikan ikan itu….. –sayah tidak tau pasti nama nama ikan, yang sayah tau ikan hiu, lumba lumba, tongkol, patin, mas, nila, tengiri *pissssss*–. Sayah di kasih sebuah pisang –dan lagi lagi, sayah tidak tahu pisang jenis apa–, kemudian, pisang pisang itu di remas secara perlahan dan beberapa detik kemudian ikan ikan itu berdatangan mengelilingi tangan sayah. Untungnya ikan yang datang bukan ikan hiu ato ikan paus, hehehee……. Seru banged! Palagi sempet ktemu ma ikan yang bergerombol *sambil nginget filem Finding Nemo*.

Subhanallah….. Semakin banyak perjalanan ini, sayah semakin memuja kebesaran dan keagungan Sang Pencipta….

Wah…. ternyata sudah panjang ya… so, tunggu kelanjutannya di Berkelana dari pulau ke pulau (part-2) dst…. *kalo lagi gak males dan bisa onlen*. Dan sayah juga mesti berkemas kemas lagi, karna senin harus berangkat lagi ke Kendari…..

Tenang….tenang….. sayah hanya 6 hari kerja disana …^_^v …… So, doakan sayah ya…biar selamat diperjalanan. Amiiiin…..

bubbayyyy…… i’ll miss u all…..

8 thoughts on “Berkelana dari pulau ke pulau (part-1)

  1. baca blog kamu mengingatkanku dengan cara ku baca buku yang ada gambarnya, tulisan nya gak pernah aku liat liat gambarnya doank hehehehe, bagus juga pemandangan nya za…
    keren banget
    fotomu yang di kapal tuh juga bagus,
    gimana rasanya ya naek kapal gitu, aku pernahnya naek getek dari bambu, gethek dari debok, sama dari kayu, perahu, paling mentok naek peri eh ferry, itu pun sempet mabok laut hehehehe

  2. seru kan za snorkelingnya
    akhirnya gue berhasil bikin lo “panas” ama cerita snokeling gue heuehuehue…
    zaa…
    jgn tinggalin gue jauh2 lagi napa…
    gue kesepian ni… (LOL)
    za, kpn2 kita diving brg yuk *sok banyak duit* =P

  3. Gue gak mau kayak elo ah jul… Takut masup angin…

    Mau ngomentari gambar di kolom nomer satu nih… (kayak tts hu hu hu…): Pasti pas naek kapal elo mikir begini -> Waduhhhh… 750 rebu… cukup gak ya duit gue… wkwkwkwkwk…

    hue hue he he…

    *sok2 nggak minat… padahal gak mampuh + ngiri*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s