Rahasia-Nya

pagi ini menyisakan bau basah lantaran hujan semalam… Mentari yang enggan memberikan panasnya sehingga dingin menyelimuti tubuh saya. Saya, mesti ke kantor!! *Wake Up Zaaa!!!*, begitu kata batin….Ya mesti memulai aktifitas seperti jumat kmaren… setelah beberapa hari ini sempet pulkam. *mijit mijit kaki yang berasa pegel banget*

Bulan ini, yang menjadi awal tahun 2007, cobaan dan ujian datang bertubi tubi… tanpa rela membiarkan saya tersenyum sebentar. Setelah harus kehilangan mas Arif, saya juga harus merelakan nenek tercinta menghadap Allah SWT :((. Ya Allah…tempatkan beliau disisi Mu yang paling mulia….Amiin…

Yaah…memang kita gak bisa memprediksikan kapan kita akan mati, karna itu telah menjadi rahasia-Nya… *bergidik*. Yah, sebenernya kematian tidak perlu ditakuti, karna semua orang p.a.s.t.i mati, tanpa terkecuali! ya… saya, kamu, anda….. pasti mati. Cuman “kapannya” yang kita gak pernah tau, bisa saja saya selagi asik mau buat tulisan ini tiba tiba mati, tanpa ada sebab apapun. *plissss jangan dulu ya malaykat….:)*.

Ada hikmah yang bisa saya ambil, yang utama dan gak bisa ditawar… Ibadah…perbanyak ibadah, karna itu yang bisa menolong kita *benerr kan???*. trus kontrol makanan yang akan kita makan, apalagi dijaman yang serba ‘pengen’ cepet ini. kadang mau yang praktisnya aja…

inget : makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang.

hindari semua makanan minuman yang gak sehat. *Oh iya, ternyata…. gak semua buah itu baik buat kesehatan!!Misalnya mangga, meskipun sudah matang ternyata kandungan asam yang ada sangat jahat karna dapat merusak lambung… itu yang saya denger dari salah satu pengobatan alternatif yang ada di daerah Sukabumi.*
Selain itu, rajin rajin olahraga, meskipun kadang suka mikir bakalan mengurangi jatah tidur nyenyak disaat bisa bangun siyang. *hehehe gw banget….:P*

lalu… sudah siapkah kita untuk mati, mati yang khusnul khatimah….??


18 thoughts on “Rahasia-Nya

  1. kalo ditanya siap ato ngga, ya pasti jawab engga dunkz! tapi hidup itu ‘kan emang dah ada yang ngatur. siap atau tidak, saat waktunya sudah tiba, kita tidak bisa menolaknya.

    oya, turut berduka cita, ya, za, atas meninggalnya nenek za…

  2. Amin…. (sama kayak yang diatas)

    Tapi, hikmahnya kan jadi inget sama Yang Diatas… Blessed on disguise.

    Ayo ayo… sering2 didoakan. Jangan lupa sholat… makan yang bener.🙂

  3. kalau ditanya siap, selalu nggak pernah siap. semuanya adalah misteri illahi, yang harus dihadapi dengan tawakal, doa, dan usaha yang diridhoi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s