Kenapa Nikah?!?

Dua hari yang lalu , temensayah terpaksa ngeboyong istrinya ke kampoeng. Padahal beberapa bulan yang lalu pasangan suami-istri ini seneng karena udah bisa tinggal seatap di Jakarta. Yang sebelumnya, mereka harus terpisah karena pekerjaan. Suami kerja di Jakarta, Istri kerja di Surabaya. Nah, beberapa minggu yang lalu, pasangan suami-istri ini senang bukan kepalang…karena mereka dapet kado dari pernikahan mereka. Namun, kebahagian mereka harus dituker dengan diberhentikannya si istri oleh pihak kantor… Sehingga karena alasan biaya hidup di Jakarta mahal, jadi mereka terpaksa kembali menjalani LDR.

Ada juga cerita pasangan suami-istri, yang rela menukar kebersamaan mereka karena karier yang sudah dirintis semenjak sebelum menikah. Sayang untuk melepaskan semua yang sudah didapat, dengan alesan belum tentu bisa nyapai posisi yang seperti itu lagi.

Saya jadi bingung, sayah sebagai manusia yang juga ingin menikah. Melihat cerita-cerita yang seperti itu, membuat saya bertanya.

Untuk apa menikah?

Untuk apa menikah, kalau harus terpisah? kalau harus berjalan sendiri-sendiri. Apa bedanya dengan pacaran? Apa hanya untuk memperbaiki status?

Hmmm…. bukankah pernikahan itu untuk menyatukan hati? Menyatukan dua hal yang dulunya berbeda menjadi satu hal yang indah? *garuk-garuk kepala*. Bukankan dengan menikah, yang dulunya sendirian bisa dilakukan berdua? Yah, meskipun tidak 1×24 jam selalu bersama, tapi setidaknya waktu untuk bersama itu lebih banyak dibandingkan dengan LDR? Apalagi ketika buah hati sudah terlahir, mungkin akan lebih indah jika sang buah hati itu mendapat perhatian yang balance dari kedua orang tuanya??

Oaaalaaa….. bukankan untuk mewujudkan niat untuk menikah itu sangat susah??!? Ya setidaknya untuk sayah dan beberapa teman sayah. Lantas, kenapa mereka malah memilih untuk LDR? Apakah keegoisan masing masing akan terlihat semuanya setelah menikah? *scared*

I know, they have a reason…

8 thoughts on “Kenapa Nikah?!?

  1. sepertinya orang menikah karena butuh tempat untuk kembali… butuh seseorang yang akan selalu menunggu…
    mungkin.

  2. ntuk apa menikah? eh, jangan salah. kadang ‘terpisah’ memang dibutuhkan demi cita2 pernikahan itu sendiri. untuk masa depan yg lebih baik, misalnya. lagian kan bukan berarti kalo udah nikah musti bareeeeng terus, berduaaaaaa terus. bete, tau..hehehe…

    kalo kata orang2 pinter sih, pernikahan itu menyatukan dua manusia tanpa melupakan bahwa mereka tetap dua indiidu yg berbeda. tsaaaaaaahhh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s