– damai jiwa –


Dari sekotak kaca, kulihat hamparan awan yang bertabur di angkasa. Seakan akan menawarkan kedamaian pada seburat biru dan putih. Ingin berada sesaat, duduk tenang diatas gumpalan awan sembari melihat tingkah polah manusia ribuan kilo dibawah. Hmm…mungkin sesekali akan kulempari mereka dengan segumpal awan awan itu…. *senyum nakal* hihihihi

Beribu ribu kilo, mengingatkan pada beribu ribu detik yang pernah merajut cerita hingga detik ini. Lama tak bersua, rajutan cerita lama terbentang di balik senyuman. Indah, namun semua hanya kenangan yang mengisi rajutan kehidupan.

Langkah-langkah kecil yang penuh kerikil, perlahan terlewati. Kelokan tajam yang nyaris menggelincirkan langkah ke dasar jurang, mampu diatasi. Hingga kini, perjalanan panjang ini berujung pada sebuah gerbang kebahagiaan. Dengan berbekal restu, inginku melangkah lebih jauh with light of the candle.

Hentakan roda roda kecil pada landasan, membuyarkan lamunan. Gerimis menyambut langkah kaki saat menapaki kembali hamparan tanah yang berisi kemacetan. tak ada debu yang berebut cela dengan udara sehingga aroma tanahpun menyeruak masuk dalam tarikan nafas. Lega, selega batin ini….

*^*^*^*^*^*^*^*^*^*

7 thoughts on “– damai jiwa –

  1. Emang mendung dan hujan bikin orang jadi puitis ya? Tapi aku tetap aja nggak bisa nyusun kata seindah ini Za. Susah.

    Btw, apapun itu aku doain semoga keinginannya Za cepat terwujud ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s