snow flower and the secreet fan

Berkisah tentang sebuah persahabatan sejati antara dua anak manusia yang terikat dalam sebuah tajuk bernama laotong. Laotong, berarti kembaran sehati. Pada umumnya gadis-gadis China akan mempunyai saudara sehati, dimana mempunyai perbedaan dengan laotong. Persaudara sejati akan dimulai dari hari pengikatan kaki, dan berakhir sampai mereka menikah. Namun Kembaran sehati, tidak akan pernah berakhir meskipun pernikahan menjadi jalan hidup mereka.

Lily dan Bunga Salju adalah sepasang laotong. Ukuran kaki yang sama, tanggal lahir yang sama, hari pengikatan kaki yang sama, shio yang sama serta 7 sifat yang sama membuat mereka berjodoh, meskipun status keluarga yang berbeda.

Pengikatan kaki, wajib dilakukan bagi gadis-gadis di China pada masa itu. Apalagi, menurut mereka -para orang tua-, memiliki anak perempuan tidaklah berguna, mereka tidak lebih berharga dari seekor babi. Namun, pengikatan kaki menjadi bentuk yang sempurna -sepanjang 7 cm saja- dan berbentuk bunga lili emas -meruncing pada bagian jempol dan jari-jari yang lain dipatahkan agar dapat berbentuk meruncing- akan menentukan kehidupan mereka setelah dewasa nanti. Gadis-gadis yang tidak mempunyai bentuk kaki yang bagus atau malah tidak diikat mempunyai status sosial yang rendah.

Proses pengikatan kaki digambarkan dengan begitu apik, sehingga membuat hati ini miris membacanya. Demi mendapatkan status sosial yang tinggi karena dapat mengangkat derajat, ibu-ibu mereka seakan menutup mata dan telinga saat melihat wajah mereka yang mencucurkan air mata. Menutup telinga saat mereka menjerit kesakitan, saat tulang-tulang telapak kaki mereka patah. Dan tak jarang, 2 dari 10 gadis yang diikat bisa saja meninggal karena terinfeksi pada saat proses pengikatan kaki.

Hari-hari yang pedih itu diawali ketika Lily dan Bunga Salju berumur 7 tahun. Melewati hari-hari dengan memperdalam ilmu kewanitaan, seperti membordir, mengerjakan pekerjaan rumah dan belajar nushu. Tulisan rahasia khusus untuk wanita. Meskipun pada kenyataannya, kaum lelaki dengan status sosial yang lebih tinggipun dapat membacanya.

Hingga saatnya hari pernikahan mereka berdua. Lily lebih beruntung dibandingankan dengan Bunga Salju, karena dia mendapatkan calon suami dari kalangan yang berstatus sosial lebih tinggi, sehingga dengan pasti akan mengangkat derajatnya dan keluarganya. Sedangkan calon suami Bunga Salju, adalah seorang tukang jagal babi yang tentu saja berstatus sosial lebih rendah dari Bunga Salju.

Konflik muncul saat Lily merasa dirinya dikhianati oleh Bunga Salju sang laotong. Kipas yang bordir yang berisikan nushu yang bercerita kisah mereka disalah artikan oleh Lily. Sehingga amarah dan kekecewaan memenuhi indahnya persahabatan yang telah terajut puluhan tahun. Kesalahpahaman itupun berakhir, saat Bunga Salju sakit dan Lilypun menyadari bahwa amarah dan kekecewaannya hanyalah kesalahan bodoh yang pernah terjadi.

Sungguh sebuah kisah yang indah, tentang kebesaran hati untuk saling mengerti dan memahami. Tidak lagi mengharapkan saat kita merasa sudah memberi.

Membacanya, membuat saya teringat pada seorang kawan. yang dulu dekat, sekarang menjadi jauh seperti sekumpulan awan putih dilangit. yang dulu nyata, sekarang menjadi semu seperti pelangi pengias hujan. Mungkin karena masih saling menghitung kebaikan yang belum dibalas, atau mungkin masih ada sakit yang masih tersimpan. Sayah tidak tau pasti, yang pasti saya sudah menghapus sakit itu dan merubah pikiran bahwa persahabatan itu harus “take and give” menjadi “give…give….and give”. Ya, setidaknya itu menurut sayah, entah bagaimana menurut dia…

16 thoughts on “snow flower and the secreet fan

  1. Pingback: kisah yang paling baik « .d..i..r..i..k..u..d..i..s..i..n..i.

  2. ada orang yang datang dalam hidup kita,
    dan berlalu begitu saja.
    ada yang tinggal lebih lama,
    dan meninggalkan jejak dalam hati kita.
    kita pun tidak akan sama seperti sebelumnya.

  3. sebuah perjalanan hidup manusia dalam tradisi yang mengiris hati, benarkah semua telah berakhir menjadi lebih baik?
    memperkecil kaki atau mempersempit ruang gerak wanita dalam menentukan jalan hidup?
    semoga sejarah yang berdarah-darah menuliskan hikmah yang dibaca matahari kehidupan.

  4. sudah lama sekali aku mengubur dalam2 pengharapan atau apapun namanya terhadap sebuah persahabatan. aku hanya berusaha berbuat baik dan ga menyakiti orang lain tetapi tetap peduli dan perhatian. daripada sakit hati udah berharap banyak pada orang2 yang kita labeli “sahabat”.

  5. Assalamu\’alaikum,

    wahh..boleh nih saya pinjam novel snow flowernya…hehe..untuk bahan skripsi saya, rencananya akan mengulas novel tsb. saya punya yg versi inggrisnya tapi ga lengkap rasanya klo ga baca yg versi indo. sayangnya, saya udah cari di mana2, di smua toko buku, smua gramedia dll tapi nihil…

    btw, salam kenal yaa. wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s