Pikiran athaya dalam sebuah kertas

Menggambar adalah hal yang membuat saya menyerah. Saya, tidak hobi menggambar. Jadi silahkan saja kalau pengen ngetawain gambar saya…. saya tidak keberatan kok…:D

E-tapi, saat ini hampir setiap hari, saya harus menggambar atas permintaan bos kecil saya.

Bu-da… ambaaaal” [baca: Bunda, gambar], begitu pintanya. Awalnya dia hanya meminta gambarin satu benda saja, tapi pasti akan merembet untuk digambarin benda lainnya. Karena pasti dia akan mengait-ngaitkan dengan apa yang pernah dia tangkap. Intinya adalah, menuangkan isi pikiran athaya ke dalam sebuah kertas. Semakin lebar kertas kosongnya, akan semakin banyak yang pengen dia tuangkan….😀. Triknya adalah, menggunakan setengah dari kertas A4. hehehe….

Seperti pagi ini, “Bu-da ambalin po-hhon” [baca: bunda gambarin pohon]. Sayapun menggambar sebuah pohon.

Begitu selesai dia bilang, “satu agi, mama” [baca: satu lagi, bunda]. Dua buah pohonpun sudah saya gambar.

apelnya mana?“. Ya ya… sayapun menggambar apel di pohon tersebut. Setelah saya gambar beberapa apel, dia pun kembali bertanya, “daun apelnya mana?“. Baiklaaah…. saya beri daun disetiap pohon apel. Kemudian, dia mengamati hasil karya saya yang indah itu…😀. “kasih umput mamah” [baca: kasih rumput bunda]

Beberapa saat kemudian, dia kembalikan kertasnya, “ambal ulung mama” [baca: gambar burung]. Sambil saya menggambar, dia tak hentinya bicara “ayapnya mana mah?, matanya? mulutnya? kakinya?“. Setelah lengkap semuanya, diapun kembali bertanya “lumah ulung mana?” [rumah burung mana?]. “teman ulung mana?” [teman burung mana?]. “Makan ulung mana?“. Begitu seterusnya sampai dia berhasil membuat saya menggambar sebuah cacing kecil beserta rumahnya. Buat ngumpet si cacing kalo burung akan memakannya.

Athaya, belum terlalu bisa menceritakan sebenarnya. Dia hanya berusaha mengait-ngaitkan satu inf0rmasi ke informasi lain yang dia dapatkan. Mesti dipancing-pancing juga, biar dia bisa mengekspresikan apa yang pernah dia dapatkan. Paling ngga, saat ini dia sudah mulai bisa merangkai lebih dari dua kata…

Ada yang mau ngajarin saya menggambar….? ^^

One thought on “Pikiran athaya dalam sebuah kertas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s