Water science experiments

Holaaa…..

Judul postingan kali ini tampak serius, heheheheh….. aslinya cuma mengingat ingat pelajaran jaman SMP. Pagi ini, saya harus mengalihkan perhatian si sulung athaya yang maksa banget sekolah karena sedang berenang bersama. Yap, berenang memang hobinya. Emm… air memang sangat menarik perhatian anak anak yaa….

Bukannya saya tidak mengijinkan dia berenang dengan teman teman sekolahnya, tapiiii…. athaya baru saja turun demamnya semalam. Rasanya ga mungkin saya membiarkannya nyebur ke dalam kolam hingga berjam jam. Bisa jadi demam episode kedua nanti *elap keringet*

“Kita berenang di bak adik yuk, pakai air panas?”. Biasanya jurus ini manjur kalo dia lagi males mandi.

“Aaaah…. itu ga berenang bun. Itu berendem. Ga mau, kakak maunya berenang sama temen temen.”

“Yaa…kakak kan baru aja turun panasnya nak….nanti panas lagi gimana?”. Mikirin rayuan selanjutnya. ” eemmm…. gimana kalo bunda anterin berenangnya… tapi kakak dipinggir kolam aja ya…”

“Aaah…bunda…itu mah bukan berenang namanya”.

Hihihihi…. ga ketipu juga nih anak. “Emmm….. kita main sulapan yuk. Kita siapin ya bahan bahannya.”

Eh, dia langsung sumringah. Yuuuk mari…. padahal rumah udah kaya kapal pecah. Udah hampir sebulan gada ART… yaah yang penting happy laaah…. *menghibur diri*. Apalagi liat quote iniih…..hahahha

image

Back to the experiment. Mulailah kita siapin bahan bahanya :

image

– 2 gelas kaca. Dalam hal ini saya pakai tempat ASI wideneck 200ml
– pewarna makanan
– garam
– air
– kertas. Kalau bisa yang kaku tapi tipis. Saya pakai bekas kertas undangan.

How to :
1. Isi masing masing gelas dengan aiy yang hampir penuh

image

2. Tuang 1 sdm garam ke salah satu gelas. Lalu berikan pewarna, athaya memberinya warna kuning

image

3. Gelas tanpa garam, bisa dikasih pewarna, bisa juga tidak. Kali ini athapun memberinya warna biru.
4. Tutup gelas tanpa garam dengan selembar kertas kaku. Balikkan gelas dan taroh diatas gelas dengan garam. Pastikan posisinya tepat.

image

5. Tarik perlahan kertas kaku tadi. Tattaaaaraaaa…. bukan sulap bukan sihiiir…

Sebelum bagian itu, saya melakukan 3 kali percibaan. saya siapkan 3 pasang gelas. Yang pertama percobaan air dengan air. Dan hasilnya, athaya bisa menebak bahwa air akan jadi warna hijau.

Percobaan kedua, air dengan air garam. Air garam berada diatas. Athaya menebak, bahwa air juga akan tercampur dan menjadi hijau. Lucky her! Dia benaaar…..

Naah, percibaan ketiga barulah percobaan air garam berada dibawah. Athaya dengan pedenya bilang ” ya kecampurlah bun..” sambil mulai bosan..haahhaha…. begitu dia melihat hasilnya. Dia teriak

“Wooooow…bunda hebaaat!”. *blushing*
“Kok ga kecampur bun?”

“Hahahahaha ya bisa kak…kenapa hayoo??”

“Karena ada garemnyaaaa……”

“Iyaaa betuuul…karena air garamnya ada dibawah”

Untungnyaaa dia terlalu terkesima dengan experiment terakhir, jadi pertanyaan stop sampe disitu. Akan susah bagi saya menjelaskan bahwa itu terjadi karena massa jenis air asin lebih berat dibandingkan air. Betul tidaak?

Yaaa siap siap…garem habis, karena mau lagi lagi dan lagiii…..

image

One thought on “Water science experiments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s